Thursday, May 26, 2016

Guide to Be Happy: Inspired by @rizkydea's Tweets

“Life is really simple, but we insist on making it complicated.” – Confucius.

Hidup itu sebenarnya mudah, kalau kita menjalaninya dengan senang hati. Tapi jangankan dengan perasaan bahagia, rasanya punya masalah satu yang bikin kepala sakit aja udah bikin kita mencecar kalau hidup ini nggak asyik.

Padahal, bisa jadi kita yang terlalu meribetkan urusan hidup, terlalu banyak maunya padahal semuanya sudah diatur oleh-Nya. Kalau kata Kak @luluiii, rezeki itu sudah ditetapkan. Tinggal gimana cara menjemputnyalah yang jadi pilihan sekaligus ujian.


Hidup kita mungkin nggak sepenuhnya membahagiakan, ada kalanya kita bakal bertemu berpapasan berhadapan dengan masalah, wajar #namanyajugahidup! Tapi ada cara tersendiri buat kita biar bisa menjalaninya dengan bahagia. Memang nggak akan menghindarkan kita dari masalah dan ujian sih, tapi seenggaknya hal itu membantu kita untuk menjalani hidup sedikit lebih mudah.

Aku nyontek cuitan dari twitter Kak @rizkydea, she’s one of my muse, lain kali aku bakal cerita di bagian Kalau Boleh Aku Cerita ya, siapa tau kalian penasaran. Dan kali ini aku mau bagi-bagi soal Guide to Be Happy yang beberapa hari lalu Kak Riris tweet.


Ngaku deh, sering kan kita cerita di sosial media dan curhat ke teman-teman kalau kita lagi punya masalah? Aku juga sering kok! Tapi... kadang kita juga nemuin orang-orang yang seakan-akan dia adalah orang ter-nggak beruntung sejagat raya, seolah-olah dia punya banyak masalah dalam hidupnya. Wih, orang kayak gini nih yang perlu menyayangi diri mereka sendiri dulu, yang perlu dituntun ke hal-hal positif, biar mereka sadar bahwa mereka masih cukup beruntung dibanding orang lain.

Tapi, bisa jadi ‘mereka’ ini adalah kita sendiri, lho.


Setelah coba sadar, ayo coba ngelakuin hal positif banyak-banyak. Dibikin senang, jangan yang susah dibikin susah lagi, hayo... katanya pengen hidup ini simpel, tapi bikin hal positif aja dibikin ribet. Maunya apa sih?

Terus juga, coba pikirkan hasil-hasil baik setelahnya. Allah itu bersama prasangka hamba-Nya, lho. Tapi jangan juga berharap tinggi, kita ngelakuin hal baik untuk dapat kebaikan yang lebih gede. Inget! Ikhlasnya dijaga sampai akhir. Baca deh tulisan aku sebelumnya disini.


Iya da kamu mah apa-apa, makanya jangan suka ngebanding-bandingin diri sama orang lain. Ya jelas kita satu sama lain berbeda, jangan minder. Kamu mungkin kecil kalau ngebandingin sama Malala Yousafzai, tapi kalau ada orang yang ngebandingirin diri mereka denganmu bisa jadi kalau kamu lebih baik dari mereka. Tetap bersyukur, yuk!



Jangan mikirin orang lain gimana cara mereka ngejalaninnya, ayo mikirin gimana kita harus menghadapinya. Masing-masing orang punya cara dan jalan yang berbeda. Kalau kita ikut-ikutan ngelakuin hal yang sama, jangan kecewa kalau hasil yang didapat malah berbeda lho ya.


Punya temen ghibah boleh aja sih dibanding punya temen yang sering ngomongin masa depan tapi php mulu, haha. Surround yourself with the right people who believe in your dreams, karena dengan berkumpul bareng mereka kita bakal ngerasa tepat berada di lingkungan yang bakal bikin kita jadi lebih baik.


Berpikiran negatif sebenarnya menurutku nggak boleh ke semua hal, segala sesuatu, semuanya deh, jangan pernah! Ini nih jadi faktor utama kenapa hidup kita rasanya nggak bahagia-bahagia banget, ya karena bawaannya pikiran negatif terus. Parah lagi kalau su’udzonnya sama Allah, wah udah itu parah pisan!


Pernah ya? Ngaku deh, pernah kan? Aku juga pernah kok, terhitung sering malah kalau ada sesuatu yang nggak berjalan sesuai rencanaku sendiri. Dan ini fatal, rasanya kayak kita nggak ngehargain diri sendiri meski apa yang udah dilakukan sebelumnya. Ya jangan heran kalau orang lain bakalan nggak hargain kita juga, lha wong kita gak sayang diri sendiri sih. Udah ah, besok-besok kalau ada sesuatu yang salah, bilangnya gini “ih kamu hebat! jadi belajar hal baru lagi kan?! gagal sekali ini kok!”


Hidup kita bakal simpel kalau kita bahagia. Hidup kita tuh nggak kurang suatu apapun lho, ya kan? Mungkin kitanya aja yang mengurangi porsi kebahagiaan itu dengan selalu mengeluh dan merutuk diri sendiri. Ngeri ya?

Kan sebelum bisa sayang sama orang lain, kita harus jago sayangi diri sendiri dulu, belajar hargai diri sendiri dulu, jangan memaki mencecar menghina diri sendiri. Kita ini hebat lho! Gagal berarti bikin kita belajar terus, ada gitu orang belajar yang ngerasa rugi sama hasil kerja kerasnya? Kamu nggak bosen ngeluh terus? Kasihan diri kamunya lho. Hayo, katanya mau hidup bahagia :)


4 comments:

  1. positive mind. positive vibes. positive life acipaaa hihi

    btw foto-fotonya lucu ih!

    ReplyDelete
  2. Setujuuuu deh sana guidenya. Foto-fotonya juga lucuuu. Niat abis xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak diniatkan kok Kak xD Aku aja yang keeksisan :D

      Delete

Thanks for read my post. Leave a comment, please ♥