Sunday, January 25, 2015

#1Day1Dream Sandra, a Fireworks Addict

Time flies so fast, nggak sadar tau-tau udah seminggu lagi Januari pertama di 2015 berakhir, dan nggak sadar tau-tau besok tenggat waktu pengiriman essay untuk lomba debat yang ceritanya bakal aku ikuti.  Ini hari terakhir untuk menceritakan mimpi orang lain. Ah, rasanya pengin banget repost satu per satu mimpi Kawancut yang ikut projek ini. Mimpi yang macam-macam, yang nggak kepikiran apa jadinya kalau mimpi itu terwujud suatu saat nanti.

Sumber Pinterest

Kita nggak akan pernah tahu sampai mimpi itu benar-benar terwujud. Hmm, sejauh ini, aku bingung mimpi mana saja yang sedikitnya sudah punya progres yang cukup memuaskan, tunggu selepas projek ini selesai. Mari bikin sekuelnya, misalnya Menjawab #1Day1Dream, Kemajuan #1Day1Dream, dan hal-hal lain yang mungkin bisa kita bahas. Biasanya sih, projek bikinan Kak Prima nggak berhenti hanya sampai di situ saja, kadang ada kelanjutannya sendiri yang bikin terngaga kaget saking nggak nyangkanya.

Hari terakhir di 25 Januari 2015, aku bakal menceritakan mimpi punya Kak Sandra Sasi Kirana, salah satu Kawancut yang juga ikut projek ini dan hanya bertahan sampai dua hari. Sedih sih, bukan karena Kak Sandra nggak bisa melanjutkannya, tapi sedih karena dari awal aku yang maksa dia untuk ikut acara ini. Haha..., jangan-jangan deket Acipa ya, ntar dipaksa cariin jodoh *lho?

Sumber disini


Yaks, melihat kembang api di langit yang luas pada suatu malam adalah impian gue. Whahaha.
Gue pengen banget ke tempat yang langitnya keliatan luas, misalnya laut, atau taman, atau arena bermain (example: Dufan), atau jalan tol sepi (ini ngasal), buat ngeliat kembang api menari-nari di langit malam.
Itu menurut gue keren aja. Ya gitu aja, sih. Haha.

Aku nggak tau sejak kapan tepatnya kenal Kak Sandra, mungkin beberapa bulan lalu atau setidaknya setahunan yang lalu. Dia...apa ya, nggak hanya baik tapi juga (ah I don't know to say it) beda. Sejauh yang aku kenal dari kicauannya di twitter dan tulisannya di blog, dia benar-benar beda. Nggak tau sih harus mengatakannya seperti apa, tapi kurasa dari mimpi kecilnya ini kalian bisa menangkap maksudku, haha. Sepele mungkin kalau mimpi pertama Kak Sandra di projek #1Day1Dream ini. Memangnya siapa sih yang mau-maunya nulis kembang api sebagai mimpi padahal kita bisa beli dan menyalakannya sesuka kita? That's the point!

Pada suatu hari, gue tiba-tiba mengagumi benda langit yang bersinar di gelapnya malam. Nama benda langit itu Bulan dan Bintang. Semenjak itu, mata gue selalu berbinar setiap saat melihat benda yang bersinar atau berkelip di angkasa malam. Kalau Bulan dan Bintang itu, kan, benda angkasa yang nggak bisa manusia atur, nah, bagi gue kembang api adalah “benda langit” yang bisa diatur dan dirancang kemunculannya sama manusia. Makanya gue eksaitid banget ngeliat kembang api. Biasa aja, sih, sebenernya, tapi gue ngeliat kembang api, tuh nggak cuma pake mata, tapi pake hati, duh elah!

Dari sekian banyak hal, mungkin ini mimpi tersederhana yang aku baca. Namun, sesederhana apapun mimpi, keinginan, dan harapan itu bukannya harus tetap diwujudkan ya? Saat kita bermimpi, maka kita harus bertanggung jawab terhadap apa yang kita mimpikan. Kalau nggak bisa tanggung jawab, ya jangan bermimpi lah, sesimpel itu!

Aku takjub dengan Kak Sandra, bagaimanapun hal-hal kecil juga tetaplah mimpi walau orang mengatakan bahwa itu sepele. Dan aku nggak bohong, kalau aku percaya Kak Sandra bisa mewujudkan mimpi melihat kembang api ini di suatu hari nanti. Mimpinya sederhana, tapi kuyakin cara Allah mewujudkannya akan jauh dari sesederhana mimpi itu sendiri. Siapa tau kan, Kak Sandra lihat fireworks di salah satu tempat di kota atau negara lain yang bahkan belum pernah terpikirkannya. Melihat jutaan kembang api melayang di langit malam suatu tempat, Sydney, Seoul, New York, London, atau Bandung mungkin? Who knows?

Sumber disini

Kapanpun, dimanapun, dan siapapun nantinya saat Kak Sandra lihat kembang api, semoga Kakak nggak pernah lupa mimpi sederhananya ini. Impian-impian kecil yang seharusnya bisa terwujud secepat kilatan kembang api tapi butuh waktu seperti saat membuatnya agar kembang api bisa seindah seperti apa yang kita lihat.

"Karena impian kecil serupa dengan cinta yang tidak berlebihan, sederhana."

 by.asysyifaahs♥

2 comments:

  1. aaaaak aku juga suka kembang api! dan karena emang sering banget ngeliat kembang api *yes di rumahku keliatan jelas banget bahkan tanpa harus naik ke balkon paling atas* mimpi aku yang berkaitan sama kembang api yaa ngehabisin malem sambil main kembang api yang dipegang itu yang kayak percik bunga, dan ada makanan minuman sama temen-temen atau orang yang disayang :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku pernah main kembang api, dan hampir kecelakaan juga. Karena kembang apinya diikat di kayu yang agak basah, jadinya malah berpencar di tanah x_x

      Delete

Thanks for read my post. Leave a comment, please ♥