Thursday, January 29, 2015

#1Day1Dream Salsa Putri Sadzwana

People say, age is just a number. Nggak ada pengaruhnya sama sekali terhadap hal-hal yang bisa dilakukan seseorang. Orang-orang yang memiliki umur di bawah kita, siapa tahu bisa lebih hebat melakukan hal yang nggak bisa kita lakukan. Kalau kata anak-anak DARR sih, Jangan Remehkan!

Sumber Facebook Salsa

Salsa Putri Sadzwana adalah salah satu penulis cilik yang menjadi kebanggaan Indonesia. Anak SMP yang akan menghadapi UN ini ternyata sudah memiliki 5 karya dalam bentuk buku lho, yaitu KKPK JuiceMe: Tersandung Hobiku, PCPK My Spooky Moment, PCPK Pesulap Misterius, Komik Fantasteen Vol. 14: Red Midnight Vampire, dan yang baru-baru ini terbit adalah buku berjudul Spooky Stories Revenge.
Nah tuh, siapa yang nggak takjub melihat karyanya sudah lahir di usianya yang bahkan masih sangat belia? Kalau dibandingkan sama aku, udah pasti Salsa lebih baik kalau soal karya dalam buku-bukunya.

Aku kenal Salsa secara nggak sengaja lebih tepatnya, namun ketidaksengajaan itu malah bikin aku kenal cukup baik dengan Salsa. Bahkan, aku ngerasa kayak punya adik baru, aneh aja rasanya saat beberapa waktu lalu aku dikasih tahu kalau bukunya sudah terbit. Rasanya bukan iri, lebih kepada bangga bahwa aku punya adik yang jadi penulis. Hehe...

Sebagai penulis cilik, mimpi adikku yang satu ini juga nggak jauh-jauh tentang dunia perbukuan. Salsa pengin dia bisa nulis lebih banyak lagi buku dan bukunya bisa dijadikan sebuah film. How amazing, right? Aku dukung banget nih soal mimpinya, karena kalau dipikir-pikir Indonesia udah jarang punya film anak-anak berkualitas, khususnya yang diangkat dari buku anak karya anak-anak Indonesia sendiri. Yah, siapa tahu suatu saat ada produser atau sutradara yang mau menjadikan buku karangan penulis cilik Indonesia sebagai ide cerita dari film. Amin...

Sama seperti penulis pada umumnya, kendala yang biasa Salsa hadapi juga banyak, semacam write block dan moodie itu jadi virus yang paling sering banget menyerang ketika dia lagi nulis. Yang aku suka dari dia adalah, dia kadang memaksakan diri untuk tetap menulis—apalagi dia juga harus siap berkutat dengan deadline, begitu katanya. Waaah, jarang nih aku menemukan orang yang “memaksakan kehendak” tapi untuk hal yang positif. Acungan jempol buat Salsa!
Taktik lain yang biasa dia gunakan juga ada, aku menyebutnya Nocturnal Habit. Karena nih, Salsa kan sering nggak sempat menulis di siang hari, makanya waktu yang paling pas buat dia menulis ya tentu saja malam. Cara mengatasi lainnya juga dengan membaca, I believe if you write more you read much more. Dan salah satu yang jadi motivasinya adalah teman-temannya sendiri. Kenapa? Iyalah, teman-temannya juga penulis, secara nggak langsung dia punya dorongan semangat yang makin menggelora untuk menulis buku lebih banyak lagi.

Ah ya, mimpi-mimpi Salsa sedikit banyak mengingatkanku pada impian masa kecil ala Syifa. Dia pengin jadi penulis terkenal, pengusaha, dan sutradara. Lucu sekali kalau setiap kali main, aku pura-pura jadi sutradara yang punya ciri khas “CUT!” dalam setiap memotong adegan.

Dear my dearest young sister, Salsa. Walaupun kita terpisah jauh (tetap se-Indonesia sih), dan belum pernah bertemu sekalipun, doa Kakak selalu buat kamu. Semoga impian dan semua harapan kamu bisa terwujud. Jangan pernah menyerah dan tetap semangat menjalani semuanya, karena Kakak yakin kamu bisa, pasti bisa, dan tentu bisa. Jujur, kamu salah satu orang yang menginspirasi Kakak untuk bermimpi menjadi penulis juga dan lebih banyak mengapresiasi karya-karya penulis Indonesia.

Terimakasih sudah bilang kalau Kakak baik, cantik, pintar, dan blogger sejati walau sebenarnya kita belum pernah bertemu sama sekali. Semoga di lain kesempatan, kita dipertemukan sebagai orang yang sudah mencapai mimpi-mimpi besar kita ya. Keep on fighting till the end, Dear ^_^

by.asysyifaahs♥

5 comments:

  1. Kereeen. Masih SMP udah nerbitin 5 buku.

    Yap, masalah penulis yang paling sering itu emang writer's block sama moodie yang bermasalah tiba-tiba. Kalo aku udah kena writer's block, palingan juga maen game. Gak kayak Salsa yang memaksakan buat nulis. Hebaaaat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap, masih kecil tapi kerennya udah jauh sama aku :D

      Delete
  2. Makasihhh banyakkkk kak Syifaaa^_^ Keren bangettt postingannya:D

    ReplyDelete
  3. Ngurah Dimas: Makasih banyakkk, kak:) Semua punya cara masing-masing untuk menghindar dari writer's block. Intinya sih cuma harus selalu punya moodboaster:D

    ReplyDelete

Thanks for read my post. Leave a comment, please ♥