Friday, January 30, 2015

#1Day1Dream Primadita Rahma Ekida

Waktu berjalan dan sudah sekitar satu tahun ini aku mengenal orang tersebut. 2 Januari tepatnya, hari kedua sebuah blogger project pertama yang aku ikuti selama ngeblog sejak 2012 membuat perkenalan kami terasa mendadak. Nggak ada yang tahu kalau dengan perkenalan tidak sengaja itu malah membuatku jadi makin ingin mengenalnya, kalau boleh.

Siapa yang nggak tahu Primadita Rahma Ekida? Oke, banyak sebenarnya prestasi yang sudah dia raih, dan saat ini dia jadi project manager untuk #1Day1Dream. Tidak, kali ini aku nggak bakal banyak bercerita tentangnya, tapi kalau aku kebablasan, bukan salahku ya :D

Kalau diceritakan semua hal yang sudah umum, pasti sudah banyak yang tahu. Jadi, aku ingin mencoba menceritakan mimpi ala Kak Prima dari sudut pandangku. Terkesan subjektif, tapi ya suka-suka aku dong, kan yang nulis aku

Jika ditanya apa mimpi besar Kak Prima, tahukah kamu? Kalau kamu tahu, berarti kamu benar-benar mengenalnya. Sayangnya, sebuah pertanyaan bagus seperti itu, malah mendapat jawaban “Aku gak tau. Hahahahaha.” Is kidding me? Bukan, bukan merasa nggak puas terhadap jawaban tersebut, apalagi sampai marah, hanya saja… mungkin Kak Prima punya banyak mimpi, dan hampir semuanya berupa mimpi besar yang ia miliki. Mimpinya besar, itu yang aku suka!

Namun, di balik seseorang yang hebat tentu selalu ada tantangan yang lebih hebat pula. Di satu sisi, Kak Prima selalu merasa waktu 24/7 terlalu sayang jika hanya digunakan untuk sebagian hal saja. Namun di sisi lain, Kak Prima juga bisa ingin fokus dan memberikan kemampuan terbaiknya dalam satu dan segala hal. Bukankah kita juga sering mengalami hal demikian?

She want to gain more, achieve more, and get more. Itu nggak salah, dia berusaha fokus pada satu hal, misalnya di bulan Januari ini berusaha fokus pada #1Day1Dream, namun di waktu yang sama pula dia juga harus mengurusi hal-hal penting lainnya yang pasti lebih baik untuk masa depannya sendiri.
Menurutmu, siapa sih muse inspiratif dari sosok inspiratif Kak Prima ini? Kebayang nggak sih, orang seinspiratif Kak Prima punya role model tersendiri? Ibaratnya, aku yang dapat inspirasi dari Kak Prima aja berada di hierarki terbawah orang-orang inspiratif itu. Hehe…

Oki Setiana Dewi, Kak Prima menyebutnya she breath, talk, do dakwah, with an easy and fun way. Ya, salah satu impian terbesarnya dia ingin bisa seperti Kak Oki, sosok ustadzah-muslimah yang benar-benar inspiratif juga menurutku. Berbeda dengan Kak Oki, Kak Prima tentu punya cara tersendiri untuk melakukan “an easy and fun way to do” seperti itu, yakni salah satunya dengan blog. Dakwah bisa saja menyasar ke kalangan umum—Kawancut misalnya—karena sebenarnya itu juga berupa value dalam dakwah.

Blog adalah media yang paling menonjol di mana ia bisa banyak berbagi cerita di sana. Blog itu mudah diakses, gratis pula. Itu yang dikatakannya, dan benar… perkembangan zaman sudah berjalan cepat, dan orang-orang dituntut untuk bisa beradaptasi dengan kecanggihan teknologi. Dan Kak Prima, memanfaatkan hal tersebut sebaik mungkin, sebaik yang ia bisa menebar kebaikan pada banyak orang.

Aku kagum sama Kak Prima, benar-benar kagum. Kalau boleh pun, ingin menjadikan Kak Prima sebagai role model, memang nggak semua hal yang ia lakukan pasti aku lakukan, setidaknya beberapa yang pernah ia lakukan juga bakal aku lakukan. Tidak hanya cantik, tapi juga benar-benar menakjubkan, she’s a wonderful woman in everything, actually.

Sumber Facebook Primadita

Terimakasih sudah menebar kebaikan sampai sejauh ini walau Kak Prima bahkan belum mengenal banyak tentangku dan orang lain yang mendapat kebaikan itu. Terimakasih sudah banyak memberi inspirasi dan motivasi besar dalam hidupku dan orang-orang lain. Terimakasih sudah menjadi seperti Kak Prima yang sekarang, aku mungkin nggak bisa membalasnya karena… #daakumahapaatuh mana mungkin bisa membalas inspirasi dari Kak Prima? Hehe…

“Syifa buat aku anak yang bersemangat, berdedikasi, passionate. Udah mulai kelihatan kesukaannya apa. Yang fokus ya Sayang, biar segera kelihatan keberhasilannya”. Dan terimakasih untuk ini, kalau bersedia… jadikan aku adik yang bisa dibagi cerita Kak Prima padanya dan bisa aku curhati cerita-ceritaku dan bagaimana harus menghadapinya. Semoga perkenalan kita nggak cukup sampai di sini, semoga makin banyak momen-momen yang bisa kita lewati dan aku bisa mengambil hikmah di dalamnya. Thanks a bunch, Sister ^_^

by.asysyifaahs♥

No comments:

Post a Comment

Thanks for read my post. Leave a comment, please ♥