Sunday, February 9, 2014

Single itu KRIUK


Syifa kemana aja empat hari ini? Baru nongol aja. Hih!

Maklum ya, kan Syifa jomblo, jadi aktivitasnya selain jadi pelajar tentu saja, juga menjalankan kewajiban tugas sebagai jomblo gitu. Tugas jadi jomblo lebih susah lho daripada menghadapi setumpuk tugas sekolah. Beneran!! Musti tahan-tahan nyeseknya kalau lewatin malam Minggu, eh ralat, Sabtu malam. Nggak ada lagi tempat yang bisa menerima jomblo apa adanya selain Taman Jomblo itu lho... Tau nggak?

Ngomong-ngomong jomblo, pasti ada keterkaitan ya sama single? Hmm... Masa? Secara kata, keduanya emang beda. Lalu apa masalahnya? Heran deh sama orang yang suka beda-bedain single dan jomblo. Padahal kan, single dan jomblo itu sama aja. Sama-sama nggak punya pacar. Nggak ada yang perlu diperdebatkan lagi. Toh, ketika ada yang bertanya ke orang single dan jomblo, "Kalian punya pacar?" Jawabannya sama. "Nggak". Single itu prinsip dan jomblo itu nasib? Tunggu dulu. Kalian punya pacar? Nggak. Daripada yang single dan jomblo berantem, mending kalian jadian aja. 


Single itu kriuk. Ah masa...? Kalau diibaratkan kayak kerupuk, jadi single itu enak lho, enak dimakan pas lagi masa-masa renyahnya. Emang mau makan kerupuk yang udah alot dan mengkerut? Pastinya nggak mau dong!!


I’m single, and so what? Nggak ada yang salah kan sama status ini? Emang apa salahnya sih nggak punya pacar? Emang kalau single, hujan air bakal berubah jadi hujan api? Emang kalau single, kamu bakal bisa push-up sambil ngupil? Emang kalau single, Azis Gagap bakal berubah kayak Brad Pitt? Nggak kan.


Tapi kadang, nyesek juga liat temen-temen udah punya pacar semua. Ini sama ini, itu sama itu, dia sama dia, dan Syifa sama siapa? Nggak ada. Di kelas aja, punya sebutan khas lho, Syifa malah dipanggil Madam Jomblo. Dih, ngenesnya lebih ngena banget, banget.


Jadi jomblo emang nyesek, apalagi tiap liat ada orang berduaan (cewek-cowok) jalan bareng, ngobrol bareng, main bareng, semuanya bareng. Kayaknya dunia serasa milik berdua, yang lain bukan ngontrak lagi, malah jadi anak kosan. Ngobrolin banyak hal, tentang cinta, cinta, dan cinta mulu. Jujur deh ya, rasanya pacaran gimana sih?


Emang gimana rasanya? Selama 14 tahun menjelma menjadi manusia sebagian hidup berasal dari bidadari khayangan, oke lupakan Syifa belum pernah tuh terikat dalam satu hubungan yang orang sebut ‘pacaran’. Kata orang sih, pacaran itu asyik, ada yang lebih perhatian, ada yang bilang “selamat pagi” tiap hari, sms tiap hari, telepon tiap hari, BBM tiap hari, apa-apa tiap hari.


Mungkin, itu baru sebagian diantara kisah-kisah para orang berpacaran. Tapi, riset membuktikan, ternyata nyeseknya orang pacaran itu lebih jleb lho, kalau diabaikan, dicuekin, diacuhkan, dilupain, diselingkuhin, bahkan sampai diputusin. Itu kata temen Syifa, yang baru aja diputusin sama pacarnya karena diselingkuhin, duuuhh.. epic banget ya romansa orang pacaran tuh!


Lantas, kenapa harus pacaran? Kan udah tahu dalam Islam pacaran itu dilarang? Hmm... Entahlah Syifa harus memihak yang mana. Tapi, mari kita luruskan dulu apa yang dimaksud pacaran disini. Kalau yang dimaksud adalah selalu berduaan kemanapun pergi, bergandengan tangan, berangkulan, bahkan berpelukan kayak Teletubbies, tentu aja Islam melarangnya, karena Islam telah memberikan batasan yang terang dan jelas mengenai hal itu. Ketika dua orang yang berbeda jenis kelamin dan bukan mahram berdua-duaan, selalu ada setan diantara keduanya yang berusaha menjerumuskan mereka pada perbuatan dosa.


Ada lagi, istilah ta’aruf dalam Islam, tapi kebanyakan orang menyalah-artikan istilah ini. Dalihnya sih ta’aruf, tapi malah berkhalwat tanpa ada aturan yang membatasinya. Ya kalau gitu, apa dong bedanya ta’aruf sama pacaran?


Intinya, dilarang nggaknya pacaran itu bergantung pada perbuatannya sendiri. Yang jelas, Islam telah menetapkan aturan mengenai batas pergaulan antara ikhwan dan akhwat.



Tuh kan, dan kebanyakan fenomenanya adalah..., orang pacaran pasti selalu berduaan. Daripada gitu, mending nggak usah aja deh, ntar kalau sesuatu terjadi yang melebihi batasannya, kecewa banget.


Syifa single karena Syifa mau. Mamah juga baik-baik aja kalau Syifa belum pacaran, ya walaupun suka ditanya siapa temen cowok yang lagi deket. Emang mau punya pacar yang egonya masih labil, childish, selfish, dan arogan kayak Syifa gini? Hih, jangan mau deh!!


Sekali lagi, single itu kriuk. Dan Syifa percaya, jadi single itu adalah sebuah nikmat. Bersyukur masih punya banyak waktu untuk tetap sendiri, nggak terikat hubungan beda jenis, dan masih banyak waktu untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif. Masih banyak lho mimpi, cita, dan harapan Syifa yang belum terwujud. Dan mungkin aja, pacaran malah jadi kendala yang menghalanginya.


Dengan jadi single, Syifa lebih ngerasa bebas, bisa melakukan hal yang Syifa mau dan Syifa mampu. Dengan jadi single, belajar nggak terganggu. Dengan jadi single, ibadah lebih khusyu. Dan dengan jadi single, tetap hemat uang dan pulsa karena nggak perlu repot-repot teleponan/smsan sama si doi :D


Dan dengan jadi single, harusnya kamu baca buku ini, Catatan KRIUK untuk si Single. Membaca behind the booknya dari Mbak Paresma udah bikin greget aja nih, ada tulisan-tulisan yang pastinya inspired banget setelah kamu baca buku ini. Dijamin, kamu yang single bakal bangga sama single-nya kamu. Dan kamu yang udah punya pacar, bakal ikhlas buat ngelepas pacarnya kamu *eh.



Judul: Catatan Kriuk Untuk Si Single
Penulis: Paresma Elvigro
Penyunting: Mursyidah
Desain Cover: Helen Lie
Tata Letak: Amanda Maria Tresierra Castilani
Penerbit: Qibla (imprint PT Bhuana Ilmu Populer)
Jumlah halaman: 296 hlm
Ukuran: 14 x 21 cm
ISBN 10: 10-602-249-488-5
ISBN 13: 978-602-249-488-1
Terbit: Desember, 2013
Harga: Rp 48.000,-


Sinopsis Catatan KRIUK untuk si Single

Yuk, daripada pacaran malah bikin kamu dosa, mending jadi single aja!!
Keep On Fighting for Single ^^

Tulisan ini diikutsertakan dalam Giveaway Kriuk & Birthday

21 comments:

  1. asyiik ibaratanya singel itu kriuk kaya kerupuk ya, yang harus "menjaga" diri biar gak melempem :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. He'eh banget..., perlu dijaga dulu sampai kapan waktunya :D

      Delete
  2. Hidup SINGLE!! *udah keburu jadi jomblo sih*

    ReplyDelete
  3. Terkadang saya menamakan diri saya sebagai single sok sibuk x') hidup single!!! *eeh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga sih, sibuk sama sekolah, jadi lupa deh kalau ternyata diri itu single *alibi*

      Delete
  4. Single itu lebih baik, bisa lebih fokus ngeblog :))

    ReplyDelete
  5. ada istilah yang mengatakan "jomblo sampai halal itu keren!"

    ReplyDelete
  6. Aku udah single selama 2 windu dan masih hidup :')

    ReplyDelete
  7. single ga bikin mati kok :D curhatnya dialihkan ke ortu sama sahabat aja :D

    ReplyDelete
  8. keren nih, mending kamu jadiannya sama aku aja yuk haha xD

    ReplyDelete
  9. Replies
    1. Makasih :))

      *tapi saya masih SMA, belum cocok dipanggil Mbak :D

      Delete

Thanks for read my post. Leave a comment, please ♥