Saturday, February 15, 2014

Dear Bang Kemal... #SuratCintaKemal


Dear Bang Kemal...



Kamu orang yang tidak pernah sengaja untuk aku kagumi. Aku hanya cukup mengenalmu tanpa ingin tahu lebih jauh. Tapi waktu juga yang menjawabnya. Tidak ada hal menarik yang aku lihat seperti orang lain yang begitu mengagumimu. Aku mengenalmu sebagai orang yang menyenangkan, absurd, memiliki senyum yang memikat, tapi entah mengapa aku tidak terlalu tertarik denganmu, dulu.



Tapi waktu berjalan begitu cepat. Dan anggapanku berubah. Ternyata kamu sosok yang jauh lebih menyenangkan dari yang sebelumnya aku kira, kamu orang yang sulit untuk kutebak, ada sesuatu yang membuatku begitu menaruh minat terhadapmu. Kamu membuatku tertawa, kamu juga sosok yang absurd menurutku. Entah perasaan itu muncul dari mana, tapi aku mulai merasa nyaman akan kehadiranmu di tiap penampilan yang kau berikan. Tapi tentu saja, aku belum sadar saat itu.



Bang, kamu pangeran yang baru saja hadir di hidupku, yang menggantikan sosoknya yang dulu pernah menyakitiku. Selamat datang ke dalam hidupku yang tidak seindah yang kau pikirkan, tetapi kamu mau menjalankannya bersamaku, aku bahagia mendengarnya bahwa kau ingin menjalani hidupmu bersamaku :) Jika kau bertanya mengapa aku mencintaimu, tak akan ada jawaban yang adil untuk dijawab, karena kamu, lebih dari sempurna. Lebih dari segalanya. Kata lebih dari segalanya-pun sesungguhnya tidak adil untuk kujawab, tapi hanya itu yang mampu kukatakan.


Apa kamu percaya bahwa saat ini Tuhan sedang mengabulkan 1 dari sekian banyak doaku? Kalau kamu tidak percaya, aku percaya. Sungguh percaya, karena saat ini aku memohon pada Tuhan untuk diberi seseorang yang mampu menyembuhkan rasa sakitku, dan itulah kamu. Aku tak peduli seberapa lama kau akan hadir untukku, atau mungkin sampai ajalpun tiba.
Aku akan tetap bersyukur, karena aku bahagia punya kamu! :) Aku tidak akan memanggilmu kekasih di depan semua orang, tetapi aku akan memanggilmu pangeran, atau kalau kamu tidak suka, aku bisa panggil kamu pahlawan! Hahaha, karena kamu yang saat ini sedang membangkitkan hari-hariku. Dan kamu, 1 dari berjuta-juta pahlawanku, adil kan? :)



"Apa yang kupikirkan, mungkin terkadang selalu tidak pernah masuk akal.
Bagaimana mungkin aku bisa pergi berkeliling dunia mencari kebahagiaan selain dirimu?
Sementara yang sesungguhnya ada bersama saya disini, dia tersembunyi dalam kata-kata penuh kasih dan senyum yang indah, dia selalu berusaha untuk membuatku menjadi jiwaku yang dulu, yang selalu bahagia. 
Dia selalu menjadi pahlawan yang selalu menerima beribu-ribu kebodohanku yang selalu sama. Yang selalu menyebalkan dan egois.  Rasa sakit ini telah menyakiti dia lebih dari seseorang yang sudah menyakitiku. Aneh bagaimana aku mengetahui bahwa kita terhubung seperti ini. Jadi bagaimana aku bisa menjadi bahagia ketika mungkin suatu saat aku bukan milikmu? Atau tidak mengenalmu? Ah sudahlah, terlalu hiperbola. Kau ada disinipun aku akan selalu bahagia."


Lalu aku kembali menatapmu, merasa diberkati untuk kesekian kalinya. Aku menutup mataku, mengucapkan seribu doa dan kata terima kasih. Pada saat kegelapan mengisi, kamu dikirim untuk mengisinya, untuk memberikan kebahagiaan di
dalam kegelapan yang menyakiti.



Dapatkah kamu melihat jauh di dalam mataku? Bahwa aku benci kata perpisahan jika suatu saat kita harus berpisah. Aku tak pernah minta untuk menjadi yang pertama, tapi aku hanya meminta jika aku adalah satu-satunya. Sudah kukelilingi bumi ini, tapi aku belum menemukan sosok lain sepertimu, ya, hanya kamu yang sanggup mengisi hari-hariku dengan cinta, tapi, mungkin aku tak pernah bisa seperti dirimu, mungkin aku tak selalu bisa mengisi hari-harimu dengan cinta, tapi, jika kamu tanya seberapa dalam aku mencintaimu, aku tidak pernah mencintaimu, tapi, aku menyayangimu. :)


Kamu itu alasan mengapa aku siap untuk bangun dan menghadapi kekejaman hidup ini. Bagaimana bisa kehidupan kita selalu dijalani dengan omong kosong setiap harinya? Tapi, aku bukan salah satu dari orang yang selalu menjalani hidup dengan alasan omong kosong, aku yakin kamu juga begitu, karena aku yakin, pahlawan tidak pernah berbohong :) 


Kita selalu tertawa setiap waktu, bercanda, atau berbicara tentang masa depan kita yang mungkin indah, atau membicarakan hal-hal kecil diantara kita, tapi? Sekarang tampaknya kita menghabiskan waktu untuk bertengkar mengenai hal-hal kecil dengan banyak cara dan menangis terlalu banyak, terlalu.
Jadi, ketika kamu pergi tidur di malam hari, aku akan menyelinap masuk di sisimu, aku akan terus mendekapmu, dan berada di antara lingkaran penuh cinta, karena aku selalu bangga. Kamu hanya salah satu dari sekian laki-laki di dunia ini yang aku cintai dan itu terlihat sangat jelas.



Dengan setiap hari aku tahu aku diberkati bahwa kamu adalah bagian dari jiwaku, sekarang mari kita mencoba untuk memperlambat waktu dan menikmati semua yang sudah lewat, untuk menjadi inspirasi masa depan kita, kamu selalu ingin bahagia kan? Aku akan mencoba melakukannya demi pahlawanku, walau kau selalu berkata aku tak harus selalu membahagiakanmu. Tetapi, apa salahnya seseorang mencoba untuk membahagiakan pahlawannya yang terus jatuh bangun menjaganya? :) 


Terima kasih untuk kamu yang selalu ajarkan aku untuk tidak pernah salahkan keadaan. 
Terima kasih untuk kamu yang selalu ajarkan aku bagaimana caranya untuk tidak selalu menangis. Terima kasih untuk kamu yang selalu ajarkan aku untuk mengingatkanku bagaimana caranya tersenyum dan bersyukur atas semua ironi di dalam hidup ini.


..to be with you is all i need. 

2 comments:

Thanks for read my post. Leave a comment, please ♥