Tuesday, January 28, 2014

#1Hari1Ayat Hari ke-28 (Q.S. Ash-Shaf [61] : 2) "Dari Bionya @luluiii"



“Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan”.
(Q.S. Ash-Shaf [61] : 2)


Pernah nggak sih merasa kalau apa yang kita bicarakan itu belum tentu kita lakukan. Kadang, kita sering memerintah atau memberi peringatan kepada orang lain, tapi kita sendiri tidak melaksanakannya. Pernah tidak?

Terinspirasi dari tweetnya Kak Lulu Qurratu Aini, eh bukan, maksudnya bionya. Yaitu, semoga tidak ditanyakan padaku kelak, mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu lakukan? Iya, terkadang kita sering banyak berbicara yang benar kepada orang lain, tapi kita sendiri belum tentu benar. Iya kan? Nah, salah satu contoh nyatanya adalah program #1Hari1Ayat ini, dari beberapa postingan itu sendiri, ada satu atau dua postingan yang Syifa sendiri belum melakukannya atau setidaknya masih salah melakukannya.


Anehnya, Syifa memberi tahukan pada orang lain untuk begini-begini-dan-begini, tapi Syifa sendiri tidak atau belum melakukannya. Oke, ini pengakuan, dan ini jujur. Nggak hanya itu, kita menceritakan kepada orang lain yang baik-baik, tapi kita sendiri berpikiran untuk tidak melakukannya dulu.

Lantas, hubungannya?
Menurut Ibnu Katsir, ini adalah pengingkaran kepada Allah terhadap orang-orang yang membuat janji, atau mengatakan sesuatu, tetapi tidak melaksanakannya. Nah..., berarti setiap postingan ayat yang kita tulis setiap harinya, juga janji kita (termasuk Syifa) kepada Allah.

Oke, mungkin, untuk sekarang kita masih bisa memperbaikinya. Tentunya dengan cara melakukan apa yang kita katakan. Kalau kita bilang, bacalah Al-Qur’an, ya tentu kita harus membacanya. Jangan sampai, kita mengatakan bacalah Al-Qur’an kepada orang lain tapi kita sendiri tidak membacanya. Mungkin aja orang yang disuruh membaca Al-Qur’an itu berpikiran, ‘buat apa membaca Al-Qur’an kalau yang nyuruhnya aja nggak baca, sama aja bohong dong!’ Nahlho... Dosanya malah berkali lipat kan...

Dan itu adalah perintah Allah kepada umat-Nya, para muslim/muslimah. Untuk apa? Ini bertujuan agar setiap Muslim beramal terhadap apa yang dilisankannya.  Juga, tetap berhati-hati ketika mengatakan sebelum melakukan, hati-hati agar lisan tidak terjerumus dalam dusta, yakni tidak melakukan apa yang dilisankan.

Tapi.., lain lagi ceritanya kalau kita sendiri sudah melakukannya dan merasakan manfaatnya, bolehlah diceritakan pada orang lain agar mereka melakukan hal yang sama, agar apa yang kita lakukan sama dengan apa yang kita lisankan, begitupun sebaliknya. Semoga kita selalu melakukan yang pertama, apapun yang kita lisankan. Amiin...



No comments:

Post a Comment

Thanks for read my post. Leave a comment, please ♥