Wednesday, January 22, 2014

#1Hari1Ayat Hari ke-22 (Q.S. Al-Ahzab [33] : 21) "Uswatun Hasanah"


“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah”.
(Q.S. Al-Ahzab [33] : 21)

Seharusnya, ayat ini dibawakan pas lagi Maulid Nabi beberapa hari yang lalu, sekaligus diikutkan juga dalam Special Challenge, #RasululullahMyIdol nya Kak Prima, sayangnya aku nggak terlalu kepo saat itu sampai nggak tahu kalau Kak Prima bikin challenge baru. Ya udah deh nggak papa, lagipula nggak ada kata terlambat untuk menjalankan suatu kebaikan kalau memang Allah meridhai, InsyaAllah.

Mari membahas ayat di atas, dalam salah satu istilah Al-Quran, sikap yang patut dicontoh dan ditiru disebut dengan ungkapan uswatun hasanah. Di beberapa terjemahan Al-Quran bahasa Indonesia, uswatun hasanan berarti ‘suri teladan yang baik’. Kita bisa menemukan tiga kali penggunaan kata tersebut di dalam Al-Quran, dan salah satunya yang termaktub dalam Q.S. Al-Ahzab [33] ayat 21 di atas.
Source : here

Sudah sepantasnya kita mengambil Nabi Muhammad sebagai idola dan pahlawan kita. Dunia pun mengakui bahwa beliau adalah tokoh yang paling berpengaruh dalam kehidupan umat manusia. Bukankah ajaran Nabi Muhammad yang bisa membawa kita kepada keselamatan dunia dan akhirat kelas?

Kenapa sih Rasulullah  patut dijadikan sebagai idola? Tentu saja karena beberapa ciri dan sifat Rasulullah SAW yang menjadi alasan mengapa kita harus mengidolakan beliau, yaitu:

  • Mempunyai fisik yang sempurna, lidah yang fasih, dan otak yang cerdas
  • Berasal dari keturunan yang mulia dan terpandang.
  • Berakhlak mulia, shiddiq, amanah, fathanah, tabligh, sabar, pemaaf, penyayang, penyantun, pemberani, pemurah, dan akhlakul karimah lainnya.
  • Tabah menghadapi segala penderitaan dan cobaan dalam menyampaikan ajaran Islam.
  • Memiliki taktik dan strategi dakwah yang tepat sehingga meraih keberhasilan dalam waktu singkat, diantaranya dengan :
- melaksanakan dakwah secara sembunyi-sembunyi (rahasia)
- melaksanakan dakwah secara terang-terangan
- mengadakan kaderisasi di rumah al-Arqam
- memerintahkan beberapa sahabat untuk mencari perlindungan di Habsyah
- berusaha hijrah ke Thaif
- hijrah ke Madinah
- membangun masjid sebagai pusat pembinaan umat
- membuat konstitusi Madinah
- melaksanakan peperangan (jihad di jalan Allah)
- mengirim surat dan utusan kepada pembesar-pembesar di luar negeri
- dan masih banyak lagi strategi dakwah Rasulullah yang luar biasa, sehingga sampai sekarang pun banyak yang menganut ajaran yang disampaikan beliau.

Jadi, nggak ada alasan lagi dong buat nggak mengidolakan Rasulullah?

Source : here

No comments:

Post a Comment

Thanks for read my post. Leave a comment, please ♥