Friday, January 3, 2014

#1Hari1Ayat hari ke-1 (Q.S. Al Hijr [15] : 9) “Penjagaan Allah atas Al-Qur’an”



“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.”
(Q.S. Al-Hijr : 9)

Ibnu Katsir dalam tafsirnya memaknai ayat ini bahwa, Allah akan memelihara Al-Qur’an dari perubahan maupun penyelewengan, artinya Al-Qur’an tidak sama dengan kitab suci lainnya. Al-Qur’an terjaga dari campur tangan manusia. Walau Al-Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab, namun kaum Arab yang paling fasih bahasanya pun terkagum-kagum dengannya. Dan sampai sekarang tidak ada manusia yang mampu menyamai Al-Qur’an, walau Al-Qur’an sudah menantangnya ribuan tahun lalu. Semua ini adalah bukti bahwa Al-Qur’an itu mukjizat. Allahuakbar!!

Nabi-nabi lain mukjizatnya lenyap sepeninggalnya, tapi tidak dengan Nabi Muhammad SAW. Bila kitab suci lainnya ditambahi tulisan manusia, diselewengkan maknanya, dikurangi ayatnya, semua tidak terjadi pada Al-Qur’an. Al-Qur’an diturunkan Allah pada manusia, maka Allah pula yang menjaganya dari setiap kesalahan dan penyelewengan. Dan Al-Qur’an yang kita baca hari ini, sama dengan bacaan Rasulullah dan sahabat. SubhanAllah.

Adapun penggunaan kata “Kami” pada ayat Allah, lalu ada orang menuduh bahwa Allah itu jamak karena kata “Kami”. Sungguh Allah itu satu dan tiada yang menyerupai-Nya. Allah berfirman, “Katakanlah: ‘Dia-lah Allah, Yang Maha Esa’ (Q.S. Al-Ikhlas:1). Dalam bahasa Arab penggunaan “Kami” bila diucap individu tunggal bermakna pembicara yang mengagungkan dirinya. Bentuk majas ini sama seperti kita memanggil seseorang yang sendirian dengan kata “antum” (kalian) bukan dengan “anta” (anda).

Maka tatkala Allah menggunakan kata “Kami”, itu bermakna kemahaan-Nya, keagungan-Nya, kebesaran-Nya, kehormatan-Nya, kemuliaan-Nya, demikian terjaganya Al-Qur’an dari kesalahan.

***

Berbicara mengenai Al-Qur’an sendiri, seberapa seringnya kamu membacanya? Apakah sesering saat kamu ngetweet di twitter? Apakah sesering saat kamu bikin status di facebook? Apakah sesering saat kamu post photo di instagram? Atau... apakah sesering saat kamu check in di path? Hmm... Mungkin aja, sehari hanya sekali, atau bahkan seminggu sekali, atau mungkin lupa kapan terakhir baca Al-Qur’an karena saking lamanya? Heheh...



Jujur, Syifa sendiri tidak terlalu sering dalam membaca Al-Qur’an, tapi diusahakan tiap harinya dapat menyelesaikan satu surah. Minimalnya, satu ‘ain saja, tapi untuk maksimalnya nggak ada. Heheh... InsyaAllah, semakin kesini bacaan Al-Qur’an harus lebih baik lagi, bermuraja’ah lagi, apalagi sekarang kegiatan sekolah bakal ada yang dikurangi, jadi baca Al-Qur’an nya bakal lebih banyak lagi.

Dan akan lebih baik lagi, selain membacanya, memahami maknanya, menghafalnya, kita juga bisa mengamalkan isinya. Sayang banget lho kalau hanya sekadar membaca tanpa tahu artinya. Semoga Allah memudahkan dalam menghafal Al-Qur’an dan menjaganya dalam diri kita. Amin Ya Rabbal Alamin...

No comments:

Post a Comment

Thanks for read my post. Leave a comment, please ♥