Friday, December 27, 2013

[Quiz Alert] Kuis Mini berhadiah Pulsa 2013

Sebelum 2013 benar-benar berakhir, sebelum 2013 nggak akan terulang untuk yang kedua kalinya lagi, dan sebelum 2013 benar-benar jadi masa lalu, hal apa sih yang bakal kamu lakukan? Menikmati saat-saat terakhir di tahun 2013 ini? *kok jadi sedih ya...

Hmm... Kalau boleh cerita, di tahun 2012 lalu, aku nggak banyak bikin resolusi buat tahun 2013 ini. Kenapa? Karena saat itu, aku cuma berharap yang terbaik aja buat 2013 ini. Nyatanya, memang banyak hal yang terbaik yang aku dapat di tahun ini, banyak banget. Ya walaupun kadang-kadang ada beberapa kejadian yang sebenarnya menyedihkan untuk dialami. Tapi aku yakin kok, setiap kejadian itu pasti memang selalu ada hikmah yang bisa jadi pelajaran untuk kejadian serupa di lain waktu.
 
Good Bye 2013, Welcome 2014
Nah, untuk resolusi 2014 nanti, aku bakalan mulai lebih lebih baik lagi, dengan mencatat setiap resolusi yang bakal dan harus dicapai, biar kita tahu apa tujuan kita. Bagaimana mungkin kamu bisa capai tujuan kalau kamu sendiri nggak tahu apa rencana dan hal apa yang harus kamu lakukan? Ecieee, kalimatnya :P

Well, sampingkan dulu tentang resolusi 2014 ini, sebelum 2013 berakhir, aku pengen sedikit berbagi sama teman-teman pembaca blog ini. Yaaa, walaupun pembacanya nggak seberapa, nggak papa lah ya.

Sepanjang 2013 ini, aku mulai kenal sama dunia perkuisan dan per-giveaway-an. Nggak tau sejak kapan lebih tepatnya, dan nggak tau oleh siapa, tapi kalau nggak salah sih sama Kak Putri (Hime Kanigara). Walaupun hadiah yang didapatkan nggak banyak, tapi bersyukur juga, apalagi kalau dipikir-pikir itu pencapaian yang keren sebagai seorang pelajar yang super sibuk kayak aku *halah.

Nah, sebagai ungkapan rasa syukur, aku pengen bagi-bagi sedikit rezeki sama pembaca blog sekalian. Bisa dikatakan bikin kuis kecil-kecilan, yang kecil banget. Kuis kayak gini terinspirasi dari Kak Rani lho, hihi...
 
Ayo ikut!!
Kuisnya simple kok, nggak kayak giveaway kemarin, pengennya sih banyak yang ikutan juga, biar seru gitu :D Syaratnya juga gampang aja, nih:
1.      Follow blog ini ya (InsyaAllah di followback :D)
2.      Follow juga twitternya @asysyifaahs (modus banyakin followers)
3.      Jawab pertanyaan ini, tulis jawabannya di komentar ya...
Menurut kamu, penting nggak sih merayakan tahun baru itu?
a.      Kalau iya, kenapa? Perayaan tahun baru ala kamu itu biasanya gimana?
b.      Kalau nggak, kenapa? Lalu hal apa yang kamu lakukan untuk menyambutnya?
*pilih salah satu (iya/tidak)               
Jangan lupa sebutkan nama, blog, dan akun twitternya ya :D

Simple kan? Simple deh!! Dan untuk hadiahnya, karena cuma kuis kecil-kecilan, hadiahnya juga kecil. Hoho...
1 pulsa senilai Rp. 20.000 (all operator)
1 pulsa senilai Rp. 10.000 (all operator)
2 pulsa senilai Rp. 5.000 (all operator)

Tuh, cuma itu aja. Kuisnya berlangsung dari postingan ini muncul di blog sampai... sampai libur sekolah berakhir, tanggal 6 Januari.  
DIPERPANJANG SAMPAI 31 JANUARI.


Jangan lupa juga ajakin temen-temen lainnya, kan kalau makin banyak yang ikut makin seru juga.
Segitu aja ya, kalau ada yang kurang jelas, boleh kok ditanyain, Sipa kan baik :D


Selamat berkuis ^^

35 comments:

  1. Menurut saya, merayakan tahun baru itu tidak terlalu penting karena merayakan tahun baru itu bukan budaya kita melainkan budaya orang-orang barat. Kita cukup merayakannya dengan berdo'a agar di tahun yang baru ini kita bisa mendapatkan rezeki dan selalu dilindungi oleh Allah SWT.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah, peserta pertama nih. Makasih ya Kak udah ikutan, semoga beruntung ^^

      Delete
    2. This comment has been removed by the author.

      Delete
    3. Oh iya, blog nya sdh saya follow ya mbak sipa^^
      Nama blog: ratna-avaunz.blogspot.com
      twitter: @avaunz

      Delete
  2. Tiap malam tahun baru aku lewati dengan biasa aja. Paling bakar jagung, itu pun bukan 'dalam rangka tahun baru', tapi karena memang jagung yang lagi banyak tersedia di pasaran, jadi aku beli heheh.

    Tidak merayakan tahun baru karena tidak menarik aja. Cuma memanfaatkan liburan aja, sama seperti liburan-liburan lainnya, kayak liburan sekolah, dsb :). Aku juga di rumah aja, karena paling males macet-macetan (rumah di Bandung), penuh sesak, dan ber-ribut-ribut ria.

    Tahun baru kali ini aku, suami, dan anak-anak berniat kumpul dengan sahabat-sahabat SMA kami di rumah baru salah satu sahabat kami itu. Pas aja momennya beliau dan istri baru beli rumah baru pekan lalu, dan ingin kami silaturahmi ke sana. Karena kami kebanyakan kerja di kantor, ya momen libur tahun baru itu yang pas untuk kami ngumpul.

    Senengnya... Semoga tahun depan yang punya rumah baru itu aku ^_^ (Ayo aamiin sama-sama... "Aamiin...")

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wiiih, enak tuh bakar-bakaran, bakar jagung maksudnya. Boleh dong dibagi buat saya satu. Heheh...

      Makasih sudah ikut Mbak, semoga beruntung ^^

      Delete
    2. Nama: Hanna
      Nama blog: http://punyahannawilbur.com/
      Twitter @hannawilbur

      Delete
  3. Menurut saya Tahun Baru penting untuk dirayakan, tetapi.. eits, bukan dgn ajang berhura-hura, tapi Tahun Baru adalah moment pergantian waktu yang bisa memotivasi kita untuk mengevaluasi perjalanan setahun ke belakang, dan merencanakan perjalanan ke depan.. Bersyukurnya tiap tahun baru selalu libur, jadi ada waktu untuk kita refresh sejenak.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap, evaluasi itu penting, kita bisa belajar atas hal-hal apa saja yang udah kita lakukan setahun sebelumnya :)

      Makasih udah ikut, semoga beruntung ^^

      Delete
  4. Hai sipa, aku mau ikutan boleh kan yaa? hihihi
    Menurutku, tahun baru itu... biasa aja (loh gak ada pilihannya). Menurutku gak terlalu penting sih ya. Soalnya, tahun baru identik sama berhedon ria, bakar uang (red:bakar petasan), which can cause bad things. Mungkin tahun baru bisa diisi dengan acara kumpul bersama keluarga atau temen-temen. Bisa mempererat silaturahmi lagi :) Dan gak mesti masang petasan yang bikin orang tua megap-megap #eh Kan bisa kita sharing tentang setahun kebelakang dan berdoa bersama buat tahun selanjutnya. Itung-itung introspeksi diri. Kan lebih bermanfaat daripada sekedar main petasan atau hedon di emol. Hihihi :3 Terimakasihhh :)

    Nama : Iffa Karina Permatasari
    blog : rhythmsofme.blogspot.com
    twitter : @iffaps

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi, berhedon, iya Kak, di lingkungan sekitar rumah aku juga kadang gitu. Malah ada aja yang mau kocek lebih dalam biar jadi yang paling heboh, biar menggelegar gitu :DD

      Makasih udah ikutan Kak, semoga beruntung ^^ Ajak yang lain juga ya :D

      Delete
  5. ahh ahh.. ada namaku, jadi malu haha --v

    Ikutaan yaa syifaa..

    Penting gak merayakan tahun baru? Enggak..
    Kenapa? Soalnya merayakan tahun baru itu percuma kalo tahunnya doang yg baru sementara orangnya masih begitu-begitu jugaa :D
    yg perlu dirayakan itu kalau kita udah bisa jadi orang baru, yang lbh baik dr skg tentunya ^^

    Apa yg kamu lakukan untuk menyambutnya?
    Kan gak penting, ngapain disambut? :p hehe *becandaaa*
    Aku pribadi sih emg gada sambutan apa2, cuma yaa berharap lbh baik lg dr tahun ini..
    Masih nyaman tanpa resolusi, mengalir aja :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ohiya, syarat2nya udaah ya faa.. tinggal ini ketinggalan :p

      Nama : Ranii Saputra
      Blog : Raniisaputra.blogspot.com
      Twitter ; @khiranii

      Delete
    2. "Masih nyaman tanpa resolusi, mengalir aja :D", aku juga pernah berpikir kayak gitu, tapi pengen nyoba yang pake resolusi, biar sama kayak orang-orang. Hahah...

      Yaap, makasih Kak udah ikut, aku ikut-ikutan Kak Rani ya xD

      Delete
  6. haii syifaa..
    ikutaan yaa..

    penting nggak sih merayakan tahun baru itu? Enggak
    kenapa? pemborosan. dirayakan atau nggak, nggak ada perubahan bukan?
    paling cuma kalender aja yang berubah. huehue..
    mending uang buat perayaan digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat.

    Lalu hal apa yang kamu lakukan untuk menyambutnya?
    paling cuma bikin resolusi, kayak yang kamu bilang "Bagaimana mungkin kamu bisa capai tujuan kalau kamu sendiri nggak tahu apa rencana dan hal apa yang harus kamu lakukan? "

    okeeii,, semoga resolusi2 kita di tahun 2014 terwujud yaah.. aamiin

    Nama: Zaitun Hakimiah NS
    Blog: http://wamubutabi.blogspot.com/
    Twitter : @NSMia

    Makasih ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener, cuma kalender aja yang berubah, percuma kalau nggak ada perubahan dari diri orangnya itu sendiri. Hihi...

      Makasih Kak udah ikutan, semoga beruntung ^^

      Delete
  7. hai mbak, aku mau ikutan juga ya.....
    Nama: Susan
    Blog : http://moocensusan.blogspot.com/
    twitter : @moocensusan
    Menurutku merayakan tahun baru tuh sah-sah aja, ga terlalu penting juga sih. apalagi kalau ngerayainnya pake bakar mercon aduh kayak udah membudidaya soal mercon2 itu. Aku selama ini sih ga pernah merayakan tahun baru. Tahun baru menurutku akan lebih berwarna kalau bisa dihabiskan bersama kekasih/suami sedangkan aku masih jomblo jadi agak garing juga rasanya hahaha (curcol) . Soal menyambut tahun baru ga ada acara spesial, paling makan enak aja. trus mencoba hal-hal baru maksudnya belajar hal baru buat meningkatkan kualitas kerja aja.. ya pokok nya setiap hari adalah hari yang baru deh, ga usah nunggu tahun baru. everyday is A new and wonderfull day... hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oalah, Syifa masih muda lho, jangan dipanggil Mbak :D Yep, everyday is a new and wonderful day :))

      Makasih udah ikutan, semoga beruntung ^^

      Delete
  8. Halo Syifaaa. Keren nih udah ngadain kuis aja hihihi.

    Kalau menurutku boleh sih mengadakan perayaan, tapi tergantung juga perayaan tahun barunya dalam bentuk apa. Akhir-akhir ini semakin banyak yang konvoi di jalan, bakar kembang api gede, bangun semalam suntuk (katanya bangun setahun) dan aku rasa itu ngga ada esensi-nya ya.
    Mendingan momen tahun baruan itu yaaa di isi dengan hal-hal yang lebih bermanfaat. Kalau tradisi keluargaku, kami biasanya mengobrol panjang. Saling cerita ini itu selama kejadian setahun. Semacam mengulang kenangan dan mengisi ulang tenaga. Juga merencanakan target-target baru selama setahun ke depan. Menulis impian-impian. Rencana yang belum terwujud selama setahun kemarin. Dan... ah juga bercermin melihat kekurangan-kekurangan apa aja yang masih dipunyai. Jadi tahun baru pun bisa menjadi pribadi yang lebih baik :))


    Blognya sudah aku follow, twitternya ontheway yaaa. Hehehe
    Nama: ASMA KARIMAH
    Blog: http://asmaismi.com/
    Twitter: @asmaismi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kebayang kalau bener-bener ada bangun setahun, hihi...

      Makasih udah ikutan Kak, semoga beruntung ^^

      Delete
  9. *Selama Kau Mengharap, Selama itu Kau kan Dapat
    Oleh : Agha Elmakruf
    Website : www.makruf.com
    Twitter : @Elmakroef

    Bagiku, “merayakan” tahun baru 2014 sangat penting. Sepenting dirimu bagiku. Lah kok! Iya, karena kamu telah membuatku berfikir ulang apa yang semestinya aku perbuat untuk tahun 2014. Memasang target di tahun 2014 adalah bukti nyata dari esensi perayaan tahun baru 2014. Tidak dengan bermegah-megahan, tidak dengan kembang api, tidak dengan jalan-jalan.

    Lebih dari itu, sebagaimana aku sebutkan “menjalani tahun baru dengan lebih baik dengan target yang baik.” Tentu, dalam proses lebih baik ada sesuatu yang dibandingkan, sehingga ditemukan oh ternyata ini ‘kurang baik’. Kenyataannya, kita perlu berpaku dan berkaca ke tahun 2013 mengenai harapan yang tak tercapai, cita-cita yang terbengkalai, atau godaan yang lemah gemulai membuat hati lalai. Oh sungguh, berkaca terhadap masa lalu adalah dasar menentukan target di tahun 2014.

    Sempat berfikir, dan aku menemukan “Sejauh mana keinsafanmu, sejauh itu pula keberuntunganmu.” Bagaimana mau insaf, kesalahan yang diperbuat saja belum disadari. Sadar adalah proses merenungi sesuatu yang telah lewat. Maka, menginsafkan tahun 2013 kunci menyambut perayaan tahun baru 2014.

    Mengapa harus punya target? Secara tak sadar, banyak pelajaran yang aku peroleh saat keseringan disuruh belanja oleh ibu ke pasar. Aku belajar, andaikan aku tidak memiliki tujuan ke pasar, pasti aku terlena dengan banyak “barang” yang ingin dibeli. Dengan tujuan aku sadar, ternyata aku harus membeli ini dan itu, yaitu membeli apa ‘yang seharusnya” dibeli, bukannya membeli apa yang “diinginkannya”. Tahun 2014 saya yakin selalu ada hal yang “menarik” yang merangsang hasrat keinginan saya nantinya. Entah itu apa, sehingga aku melupakan apa “yang seharusnya” saya lakukan di 2014. Biasa, cobaan orang sukses selalu besar.

    Karena itulah, agar hidup tak mengalir, harus punya target. Target membuatku efisien waktu, terikat dan bertanggungjawab. Target adalah istri pertamaku, bahkan buah hatiku sebelum aku benar-benar mendapatkan “petunjuk” siapakah jodohku gerangan. Dari target aku belajar darinya bagaimana ku perlakukan ia sebagai “istriku” yang perlu disayangi, diperhatikan, dirawat, dijaga, dilindungi, dicintai, dan sebagainya.

    Prinsipku yang harus kupegang di tahun 2014 adalah “harus ada yang dikerjakan, agar kehidupan berjalan wajar, hidup hanya sekali, aku tak boleh mati dalam keraguan.” Dan “Aku bersumpah untuk berbuah, yang aku bisa.”

    ReplyDelete
  10. Halo syifa kita sudah temenan ya di blog dan twitter ^^

    Kalau menurut aku pribadi, saya bukan termasuk orang yang hebring banget dengan perayaan tahun baru, kenapa? ya, karena tahun baru seharusnya bukan dirayakan dalam konteks menghaburkan uang atau ngegaul sampe pagi tapi "dirayakan" dengan intropeksi diri itu yang paling penting.

    Berhubung saya tidak pernah merayakan tahun baru dengan kehebohan , namun tidak mengurangi saya untuk sekedar menikmati fenomena tahun baru itu sendiri, saya cukup dengan berkumpul bersama keluarga dan teman" misalnya ngobrol atau bercerita atau gak menonton box office *biasanya banyak kan acara bioskop yang di layarkan ke tv* :p

    Lalu, yang terpenting merenung dengan khusuk dalam arti berdoa, semoga bisa menjadi pribadi yg lebih baik dan tetap semangat dalam meraih cita" ^^

    Makasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, banyak acara bioskop yang tayang perdana di tv, udah mulai banyak kayak film-film Raditya Dika :D Coba yang Tenggelamny Kapal Van Der Wijck ditayangin juga xD

      Makasih udah ikutan Kak, semoga beruntung dan jangan lupa ajakkin temen-temennya ^^

      Delete
  11. Ikut meramaikan nih fa :D

    Merayakan tahun baru? Gak penting! Mendingan diem di kamar, terus blogwalking :D
    Taun kemaren aku juga gitu. Diem di kamar aja, sambil streaming acara musik Korea hehe

    @zoellula
    zoellula.blogspot.com

    ReplyDelete
  12. penting, tapi tak perlu dirayakan >> agar kita menyadari bahwa kita ini sangat kecil. Tuhan menciptakan bulan yang mengelilingi bumi dalam waktu setahun qamariyah/hijriyah dan bumi mengelilingi matahari dalam kurun setahun syamsiyah/masehi. Memangnya kita kalau dibandingkan dengan bumi, bulan, dan matahari sebarpa sih??? Masih ciptaan-Nya yang lain yang jauh lebih besar lagi.
    Saya sih ga pernah ngerayain. Paling ganti kalender doang. Hehehe

    @f_nugroho
    http://edisipertama.wordpress.com

    ReplyDelete
  13. Gek penting ah. Mending hunting giveaway aja, malah lebih bermanfaat. Bisa dapat hadiah, kalau menang sih, bisa dapat teman juga. Sepelenya bilang gitu.

    @hadisujatman
    http://hadikurz.blogspot.com

    ReplyDelete
  14. Gak penting. Ngapain coba cuma pergantian dari tanggal 31 Desember ke 1 Januari dirayain. Pergantian tanggal lain gak dirayain :P
    Yang harus dilakuin kalau tahun baru itu intropeksi diri aja, apa saja hal-hal yang sudah dilakuin atau belum dilakuin di 2013 dan apa aja hal yang HARUS dilakuin di 2014 (Biasanya orang pakai Resolusi). Itu aja sih :P

    @irujr
    http://coretanrifqi.blogspot.com

    ReplyDelete
  15. Merayakan tahun baru itu TIDAK PENTING.
    Hello, Indonesia masih banyak utang yang belum dibayar. Rakyat miskin masih banyak. Desa-desa masih banyak yang belum punya listrik. Masa Kita harus berfoya-foya di tahun baru dengan perayaan yang megah? Lebih baik dana perayaan tahun baru untuk membayar utang negara dan menyantuni fakir miskin dan orang yang membutuhkan. Sejujurnya aku gak suka dengan perayaan tahun baru yang terlalu berisik. Bunyi kembang api dan petasan sangat mengganggu. Okelah untuk orang-orang yang masih diberi kesehatan fit. Lah kalau orang jantungan, bisa kumat lah penyakitnya. Hedonisme dan berfoya-foya boleh saja tapi tolong respek dengan orang lain. Selain itu, aku juga gak suka setelah tahun baru itu sampah bertebaran dimana-mana. Seperti diketahui kebersihan itu pangkal kesehatan. Otomatis dengan sampah bertebaran akan menimbulkan bibit-bibit penyakit. Dan yang paling tidak aku suka saat tahun baru itu adalah kemacetan. Hughft.
    Lalu, apa yang harus dilakukan saat pergantian tahun:
    1. Introspeksi diri dan mereview resolusi yang telah dilakukan selama setahun kemaren. Beri penghargaan kepada diri sendiri terhadap resolusi yang berhasil dijalankan. Buat strategi baru jika resolusi tahun sebelumnya belum terlaksana.
    2. Buat resolusi tahun baru. Targetkan bahwa tahun baru harus lebih banyak keberhasilan untuk diri sendiri. Move on dan jangan galau.
    3. Tingkatkan ibadah seperti dalam hadits “Barang siapa hari ini lebih baik dari hari kemarin, dialah tergolong orang yang beruntung, Barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin dialah tergolong orang yang merugi dan Barang siapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin dialah tergolong orang yang celaka” (HR Hakim). Semua orang pasti ingin menjadi orang yang beruntung dan ahli surga dunk. Nah, untuk menjadi orang yang beruntung, yuk kita jalani waktu sekarang lebih baik daripada hari kemaren.

    Nama : Rizka
    GFC: rizka farizal
    blog : genrambai.blogspot.com
    twitter : @rizka2701

    ReplyDelete
  16. Nama : iinn
    GFC: iin
    blog : iindetya.blogspot.com
    twitter : @iindetya

    perayaan tahun baru itu perlu. cara merayakannya terserah. entah dengan bertapa, mendekatkan diri kepada-Nya, piknik bareng di bawah ribuan bintang, dsb. tahun baru, target baru. bukankah kita hidup punya tujuan? "makan untuk hidup bukan hidup untuk makan" sebuah target akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi. perayaan tahun baru itu sebenarnya adalah sebuah perayaan dimana target-target, revolusi-revolusi, janji-janji untuk tahun baru ini dibuat. Sayang sekali jika kamu tidak merayakannya, itu berarti kamu tidak punya alasan untuk hidup. orang seperti itu sebenarnya mereka sudah mati. seperti mayat hidup yang bergelantungan di bumi. merayakan tidak perlu harus melihat kembang api. bertapa boleh. beribadah juga sangat bagus. jangan lupa untuk target ya. tapi kalo kalian merayakannya dengan seseorang atau mungkin dengan banyak orang, katakan targetmu itu di depan mereka semua. pasti lebih semangat untuk mencapainya. malu dooong kalo di akhir tahun ketahuan kalo targetmu ada yang belum tercapai. sekian :D

    ReplyDelete
  17. Nama : Darto Iwan Setiawan
    twitter Id : @dartoiwan
    Blog : myjavalamp.blogspot.com
    e-Mail : darto68@gmail.com or darto_68@yahoo.com

    Menurutku, merayakan tahun baru itu tidak terlalu penting. Yang penting adalah mengevaluasi apa yang telah kita capai ditahun lalu dan apa yang harus kita capai di tahun depan. Biasanya ku kumpul bareng anak istri dimalam pergantian tahun. Berdoa bersama. menyampaikan terima kasih atas tahun yang telah lalu dan memohon berkah untuk tahun yang akan datang. Habis berdoa biasanya kita makan nasi goreng yang masih anget plus secangkir teh manis yang hangat

    ReplyDelete
  18. Tadinya aku mau ikutan. Ternyata udah lewat lama ya? Oh ya, aku juga lagi ngadain giveaway kecil2an [DL 10/03/2014]. ikutan ya di http://cahpulokulon.blogspot.com @luuthfie

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ops.. Ternyata sudah ikutan. Hehe.. Maaf, baru sempat mengunjungi blog para peserta :)

      Delete
  19. Quiz ini kapan diumumkannya yah?
    Udah lama banget nih

    ReplyDelete

Thanks for read my post. Leave a comment, please ♥